Kamis, 22 Oktober 2009

-kadang-

Terkadang aku merindukan masa itu, dulu
Saat kau, aku, kita bersama meniti senja
Berjalan mengelilingi kota bersama
Tertawa menangis kita seirama

Saling menguatkan dan saling bertahan
Bertautan saling sejalan
Terkadang ada emosi, ada isak, ada tawa
Ada ikatan tak kasat mata antara kita

Terkadang aku ingin kembali ke masa itu
Menjadi wanita yang bebas menjadi apa yang aku mau
Menjadi bunga di antara bunga di taman yang berwarna
Menjadi seorang yang memahami dan dipahami

Terkadang aku ingin meniti kembali jalan itu
Belajar bermimpi seindah pelangi
Belajar tertawa dan berbagi
Belajar menangis dan menyayangi

Tak tahukah kalian,
Aku ingin kembali ke sana
Pulang ke tempat dimana buminya mengerti aku
Berada di tempat dimana langitnya tak jemu menaungiku
Dimana sungainya mampu menampung semua tangisku
Dimana anginnya senantiasa membelai lembut wajahku

Aku ingin kembali ke masa itu
Bercanda, bersedih menulis nostalgia
Dan semua kenangan terukir dimana-mana
Di tiap tempat, tiap sudut dan tiap sekat
Di tiap panas, derai hujan atau kemarau meranggas

Aku merindukan pengertian itu
Dimana aku tak perlu ditanya untuk bercerita
Dimana aku tak perlu meminta untuk dicinta
Dimana aku tak perlu mengiba untuk meminta

Aku merindukan perhatian itu
Merindukan jabat tangan erat itu
Merindukan tempat curhat itu
Merindukan bahu sandaran itu

Aku merindukan kalian, sahabatku..
Saat aku terpuruk meniti luka
Saat aku tertawa berbahagia
Saat kau membutuhkan tempat bercerita
Saat kita merasakannya bersama

Aku merindukan masa itu
Dimana kita masih nampak seperti satu
Dimana mentari datang mengiringiku
Dan pelangi selalu pulang menyambutku

Aku merindukan kalian..
Sangat merindukan kalian..
Adakah saat itu dapat kembali kepadaku?
Adakah yang berubah antara kau dan aku?


-Solo-
Saat hujan mengalirkan airmata rinduku
Pada kota kecil itu
Pada orang-orang di masjid kecil itu
Tempat aku tumbuh dulu..
I miss you..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar