Tampilkan postingan dengan label kamu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kamu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Januari 2010

i miss you

Angin meniupkan rindumu padaku
Melesak masuk ke sum-sum tulangku
Meninggalkan semburat luka yang baru
Rindu tapi tak bisa merinduimu

Daun menggesekkan melodimu di telingaku
Mengalirkan cinta dalam tiap nadiku
Menghantarkan nada dalam detak jantungku
Ingin tapi tak bisa memilikimu

Hujan menyampaikan sentuhmu di hatiku
Merangkai asa dalam tiap basahnya
Mengingatkanku bahwa kau ada nyata
Menyadarkanku bahwa aku milikmu satu
Dalam gerak langkah yang menyatu
Aku tau, aku menyayangimu selalu..


-Solo-

Rabu, 23 Desember 2009

puisi kita

Tuhan..
Saya telah jatuh cinta
Kepada seseorang lelaki
Yang mncintai saya apa adanya
Yang menyayangi saya
Sebesar rasa sayang saya terhadapnya

Tuhan..
Bila ternyata Engkau
Tidak memperkenankan kami bersama
Membiarkan kami
Menikmati senja berdua saja
Biarkanlah rasa itu tetap ada, Tuhan
Rasa sayang itu jangan pernah sirna
Biarkan ia tetap menempati
Ruang kecil dalam hatiku selamanya

Karena saya benar-benar menyayanginya

------------------------------------------------------------------------

Aku akan senantiasa mengisi ruang di hatinya
Akan kuwarnai dengan goresan tinta cinta
Yang penuh rasa dalam sejuta asa

Bila saja angin menyejukkan nuraniku
Tentu tak akan ada rasa ragu
Ingatlah bahwa aku akan selalu di hatimu
Kamulah kekasihku
Dewi kecil yang menghiasi hariku..

Aku sayang kamu..

-Solo-
Saat pelukanmu menyeruak dalam ingatanku

Kamis, 17 Desember 2009

Saya gak punya ide

Masih terasa lembut sentuhanmu
Yang menyeruak dalam bias ingatanku
Yang meruntuhkan dinding dalam hatiku

....

Tak pernah jemu aku memimpikanmu
Dan berharap kau nyata di sisiku
Berharap kau ada di sampingku
Seperti kita sewaktu dulu

....

Akulah manusia yang fana
Hidup bersama hati yang teregoiskan cinta
Yang tak pernah lelah meneteskan air mata
Yang selalu berharap kisah cinta kita nyata ada

....

Terlepas dari semua prasangka yang ada
Terlepas dari kekhawatiran semata

....

Akulah manusia yang hina
Yang tak mampu bergerak memperjuangkan cinta
Yang tersisa terkadang hanyalah luka
Karena tak mampu memilikimu
Satu nadi yang kucinta

....

Mengisyaratkan logika dalam butir sebuah asa
Menghapuskan jera dalam setiap duka
Aku tak akan pernah lelah mendamba
Tak akan pernah jemu untuk mencinta
Dan tak pernah melepasmu sampai kau meminta

....

Walau sampai habis nafasku
Sampai keriput kulitku
Aku akan selalu mencintaimu, cinta
Walau mungkin takdir tak mengijinkan kita bersama
Selamanya..


-Solo-
Menghadirkan bayanganmu dalam langit penuh bintangku

Kamis, 12 November 2009

-NPSP-

Alangkah seringnya
Mentergesai kenikmatan tanpa ikatan
Membuat detik-detik di depan terasa hambar

Belajar dari ahli puasa
Ada dua kebahagiaan baginya
Saat berbuka
Dan saat Allah menyapa lembut memberikan pahala

Inilah puasa panjang syahwatku
Kekuatan ada pada menahan
Dan rasa nikmat itu terasa, di waktu buka yang penuh kejutan

Coba saja
Kalau Allah yang menghalalkan
Setitis cicipan surga
Kan menjadi shadaqah berpahala


Setelah dipesenin seorang teman via chat, saya jadi teringat lagi satu buku ini. Buku yang juga berperan serta dalam perubahan besar hidup saya. Sebenernya saya dipesankan untuk membuat resensinya, tapi saya juga ga tau mau mulai cerita dari mana. Jadi, saya ambil point-point yang menurut saya sangaaaaaaaaaaaaaat berkesan, waktu dulu pertama kali saya membacanya...

Yang paling mengena adalah sebuah ayat dalam Al Quran, yang dulu saya gak tau, tapi begitu baca ayat ini, merinding saya saudara-saudara..

” Dan janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina adalah perbuatan yang keji. Dan jalan yang buruk.” (QS. 17:32).

Jika ada yang mengatakan bahwa cintalah yang menyatukan dua insan berlainan jenis tanpa ikatan halal, semoga ia bersiap menggigit jari. Dalam bentuk hubungan yang lepas dari nilai-nilai syar’i, tak pernah ada cinta. Yang ada hanya nafsu dan zina dengan segala topeng yang mungkin sulit dikenali, kecuali oleh orang yang berhati jernih yang siap menerima kebenaran.

Ada lagi sub subbab yang isinya tentang ikhawan akhwat yang jatuh cinta... cie... susah memang kalo mbahas yang ini, Mah. Gak abis-abis, emang. Kalo yang ikhwan ato akhwat jatuh cinta, emang sering gak jelas sikapnya. Kadang gemetaran, keringat dingin, gak bisa bicara... alias terpesona gitu kali kalo ketemu orang yang disukainya. Tapi kalo terus dihindari, kadang malah menimbulkan tanda tanya besar, kadang terjadi komunikasi gak sehat, ato bisa jadi ada kesalahpahaman, padahal niatnya mah biar ga ngeliat ato ketemu itu orang gitu..

Kita sering berkata, cinta kita karena Allah semata. Buktinya, yang kita lakukan adalah saling menasehati dalam kesalihan. Tetapi tanpa ikatan apapun, kita memberi perhatian khusus pada sebuah nama. Tidakkah terpikir bahwa yang harus dicintai karena Allah banyak jumlahnya? Tak hanya dia. Pengkhususan adalah pemfokusan jaring pesona yang berbahaya.

Terus ada lagi subbab yang judulnya, ” Rabbi, selamatkan saudaraku yang kucintai..”, ada cuplikan isinya ya..

Saudaraku, sahabatku,.. cinta yang sehat belum menuntut apa-apa, jika belum ada ikrar halal atasnya. Boleh jadi engkau merahasiakan rasa simpati dan ketertarikan. Tetapi tetap saja penyakit namanya kalau orientasi kedepanmu hanya si dia. Maksudnya, kalau engkau mendikte Allah bahwa dialah yang pasti menjadi jodohmu. Lalu engkau bukannya meminta yang terbaik dalam istikharahmu. Kalau begitu caranya, seolah engkau yang menentukan segalanya. Kalau engkau meminta dia dengan paksa, bisa jadi Allah tak mengulurkannya dengan kelembutan, tapi Ia melemparnya dengan marah karena niat yang terkotori. Maka bersiaplah menggigit jari dalam kekecewaan yang abadi.
”..Boleh jadi kalian membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kalian. Dan boleh jadi kalian mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kalian. Allah Maha Mengetahui, sedang kalian tidak mengetahui.”(QS.2:216)

Oh iya, buat yang mau mutusin pacarnya, juga ada suratnya lho didalam buku ini, boleh disalin lagi..tapi gak mau saya tulis disini ah, panjaaang, mending beli aja bukunya. Hehehhh. Lumayan buat nambah koleksi..^^

Terus, cara menjaga nafsu itu gimana?
Dzikrullah
Puasa
Sabar dan Shalat
Ngaji
Melelahkan diri dengan aktifitas surgawi


Saya sudahi yaaa, kepanjangan notesnya, masih banyak yang isinya penting sih, tapi mending dibaca sendiri aja dibukunya, lebih jelas dan lebih komplit.

” Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kalian, dan orang-orang yang layak menikah dari sahaya kalian yang laki-laki dan perempuan. Jika keadaan mereka faqir, Allah akan membuat mereka kaya dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas ( karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. 24:32)


-Solo-
Semoga bermanfaat..
^^

Kamis, 05 November 2009

Mimpi..

Pernah merasa putus asa? Patah semangat atau apalah itu namanya.. Hmm, kalau dibilang saya pernah atau tidak putus asa, mungkin kalo diingat-ingaaat…ya, saya belum pernah putus asa. Mungkin saya masih belum paham apa makna dari putus asa sebenernya.. see, putus asa itu kalo diartikan secara harfiah berarti putus harapan..

Dan saya itu tipe orang yang sukaaa sekali bermimpi yang tinggi, gak nanggung nanggung lah pokoknya kalo mimpi. Toh namanya juga berharap dan bermimpi, kalo Cuma nanggung atau takut jatuh dari ketinggian ya... gak usah mimpi aja sekalian.. kalo pendapatku sih gitu..^^”

Bagaimanapun juga, yang namanya putus asa itu, mungkin tidak seharusnya dan semoga saja tidak pernah ada dalam kamus hidup saya. Mengingat kalimatnya Andre Hirata, Bermimpilah maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu. Ya, mungkin harapan sama mimpi itu gak sama ya, alias agak beda..gitu lah. Kalo mimpi itu cenderung yang bebas, tapi harapan itu terkadang juga tergantung doa dan usaha, juga tawakal. Tapi kan tak ada salahnya berharap yang tinggi, toh Allah berkehendak, tak ada yang dapat menghalanginya.

Kemaren-kemaren baca koran lagi, di situ diceritakan tentang orang-orang yang dapat naik haji dengan cara yang tidak disangka sangka, adayang diundang makan malam bupati, eh terus diajak naik haji. Ada juga yang karena doa dari Sang Ayah, Allah mempermudah segala urusan si Anak untuk dapat naik Haji, ada juga yang dapet dari program televisi yang menyelenggarakan naik haji gratis.

Tuh, pertolongan Allah datang dari mana-mana, tak ada yang tak mungkin jika Ia sudah berkehendak. Jadi, kalo menurutku sih, asalkan kita sudah berusaha maksimal, doa optimal, terus tawakkal. Maka jika kemudian Allah berkata Kun fayakun, maka segala sesuatunya dapat terjadi.. dengan cara dan waktu dan tempat yang tak disangka-sangka.

Lalu kalau ternyata kita jatuh dari mimpi yang tinggi itu, maka jangan takut. Karena Allah pasti memberikan yang terbaik untuk kita, jika kita memintanya. Jadi kalau lagi dapet kesulitan ya, berusaha, berdoa dan tawakal, biar Allah yang menilai kesungguhan kita. Jangan mudah menyerah, karena memang hidup itu tak mudah. Tapi juga jangan berhenti bermimpi, katanya Bang Andrea Hirata lagi.. manusia tanpa mimpi berarti mati... Dan siapa tahu, buah dari mimpi kita ternyata jauh lebih manis dari yang kita sangka..

-Solo-
Sambil denger lagu meraih mimpinya Gita..

Kamis, 22 Oktober 2009

-kadang-

Terkadang aku merindukan masa itu, dulu
Saat kau, aku, kita bersama meniti senja
Berjalan mengelilingi kota bersama
Tertawa menangis kita seirama

Saling menguatkan dan saling bertahan
Bertautan saling sejalan
Terkadang ada emosi, ada isak, ada tawa
Ada ikatan tak kasat mata antara kita

Terkadang aku ingin kembali ke masa itu
Menjadi wanita yang bebas menjadi apa yang aku mau
Menjadi bunga di antara bunga di taman yang berwarna
Menjadi seorang yang memahami dan dipahami

Terkadang aku ingin meniti kembali jalan itu
Belajar bermimpi seindah pelangi
Belajar tertawa dan berbagi
Belajar menangis dan menyayangi

Tak tahukah kalian,
Aku ingin kembali ke sana
Pulang ke tempat dimana buminya mengerti aku
Berada di tempat dimana langitnya tak jemu menaungiku
Dimana sungainya mampu menampung semua tangisku
Dimana anginnya senantiasa membelai lembut wajahku

Aku ingin kembali ke masa itu
Bercanda, bersedih menulis nostalgia
Dan semua kenangan terukir dimana-mana
Di tiap tempat, tiap sudut dan tiap sekat
Di tiap panas, derai hujan atau kemarau meranggas

Aku merindukan pengertian itu
Dimana aku tak perlu ditanya untuk bercerita
Dimana aku tak perlu meminta untuk dicinta
Dimana aku tak perlu mengiba untuk meminta

Aku merindukan perhatian itu
Merindukan jabat tangan erat itu
Merindukan tempat curhat itu
Merindukan bahu sandaran itu

Aku merindukan kalian, sahabatku..
Saat aku terpuruk meniti luka
Saat aku tertawa berbahagia
Saat kau membutuhkan tempat bercerita
Saat kita merasakannya bersama

Aku merindukan masa itu
Dimana kita masih nampak seperti satu
Dimana mentari datang mengiringiku
Dan pelangi selalu pulang menyambutku

Aku merindukan kalian..
Sangat merindukan kalian..
Adakah saat itu dapat kembali kepadaku?
Adakah yang berubah antara kau dan aku?


-Solo-
Saat hujan mengalirkan airmata rinduku
Pada kota kecil itu
Pada orang-orang di masjid kecil itu
Tempat aku tumbuh dulu..
I miss you..

Sabtu, 17 Oktober 2009

-dari blog sahabat-

teman kecil

seorang teman masa kecil yang hanya perlu beberapa waktu untuk akhirnya kembali menganggumi dirinya

perempuan kecil yang suka berkembang, senantiasa tersenyum manis kepada semua orang, menjadikan dirinya orang yang mudah untuk dicintai

kehidupannya yang kutahu begitu bahagia dengan keluarga yang begitu harmonis, sampai akhirnya satu harta berharganya harus berpulang, membuatnya harus berdiri tegar menghapus air matanya.

ia pergi bersama duka, entah ke mana kakinya menuju, mungkin menuju sebuah kehidupan baru di mana kenangan indah masa kecilnya harus dikubur bersama kotak waktu yang tak akan pernah hilang dalam ingatan.

kesedihan merasuk saat tak ada lagi sosoknya dalam hari-hari masa kecilku. sampai perkembangan teknologi pertemukan kami lagi dalam sebuah perubahan.

semakin bersahaja ia terlihat. senyum ceria dan rambut berkepang itu tak lagi membingkai wajahnya. penampilan dewasa dan soleh menonjolkan keanggunannya. kehidupan baru yang memukau hatiku telah ia dapatkan.

hanya selalu berharap ia tetap sosok masa kecil itu tetap ada dalam dirinya kini.

http://angelinaanna.tumblr.com/page/2

naa...
i luph you full..
hehehh..
^^"

-perahu kertas-

Kali ini saya cuman mau mbahas sedikit tentang novel yang baru saya beli kemaren, judulnya Perahu Kertas, yang ngarang Dewi Lestari, pengarang favorit saya. Pertama baca, saya sedikit ragu, ceritanya kok ringan banget ya, gak kaya supernova atau rectoverso ato filosofi kopi sebelumnya. Terasa biasa saja, tapi sosok tokoh yang ditampilkan memang seru ternyata. Ada Kugy yang berantakan, ada Keenan yang cool, calm, ada Eko ama Noni yang biasa saja, ada Ojos dan Luhde yang memberikan kesan juga saat membacanya.

Saya belum baca cerita ini sampai habis, karena tinggal sedikit, tapi saya memutuskan baca lagi dari awal, secara lebih detil. Saya ingin benar-benar memainkan novel ini menjadi sebuah film di kepala saya. Kenapa? Karena seperti cerita-cerita Dee sebelumnya, kali ini pun cerita KK seperti mewakili kehidupan saya.

Lho kok jadi nglantur, saya cuman niat mau ngupas novel satu ini. Entah kenapa, saat membaca sekilas, kali pertama, saya terkesan sedang membaca gabungan novel Dee sebelumnya, Supernova dan Rectoverso. Hanya saja kali ini lebih ringan pembawaan dan bahasanya. Seperti hobi Kugy tentang perahunya, yang selalu diletakkan di mana saja sepanjang tempat itu ada airnya, ini mengingatkan saya akan “ Firasat” di Rectoverso, à semua air akan mengalir ke laut.

Terus tentang ombak, laut, dan KK, mengingatkan saya pada “Aku Ada” RV juga. Terus, Luhde, sosok yang mengingatkan saya akan Diva, wanita yang menjadi pihak penenang dan memiliki banyak petuah bijak dalam kata-katanya. Hehehh, mungkin saya dibilang ngawur, lha wong tokohnya ato jalan ceritanya berbeda jauh. Tapi entah mengapa, memang itu yang terlintas di pikiran saya waktu membacanya.

Tapi selebihnya, saya suka perahu kertas ini, tentang impian, dan cinta yang dikupas secara ringan tapi dalam. Hehehh, saya salut sama Dee, two thumbs up for you. I Like it.

Intinya, novel ini perlu dibaca, lebih –lebih kalo mbacanya mulai dari Supernova..dan kamu akan tahu, asyik dan karakteristik ceritanya gimana.

-Solo-
Baru nyampe bab 3..dari baca uLangku
^_^

Jumat, 16 Oktober 2009

-kangen-

Mau curhat, kali ini tentang rasanya jadi mahasiswa semester 7 di jurusanku. Rasanya adalah, mulai merasakan sendiri. Iya, biasanya luntrang-luntrung ke mana-mana bareng, kali ini banyak mata kuliah yang gak diambil bersamaan satu angkatan. Biasanya kuliah satu kelas penuh hampir 40 orang hadir semua, sekarang paling banyak 30 orang, itu aja ada yang dari angkatan atas bawah.

Biasanya makan bareng ke kantin, ato nebeng ke poto kopian, sekarang lebih banyak sendiri ke mana-mana. Apalagi buat aku yang cuman ambil 18 sks doank, berangkat, ngampus, pulang, kadang ke perpus, kadang kalo ketemu temen ya ngobrol sebentar. Tapi lebih banyak sendirian ke mana-mana, paling cuman ngutak atik hp ato si ” usus” yang cementel mulu di telinga. Lebih sering merasakan saatnya tua itu, udah angkatan tua...^^”

Mulai sering merindukan kebersamaan itu, makan bareng, ngobrol bareng, ngerjain tugas bareng, jalan-jalan bareng, praktikum bareng, duh.. ternyata masih kepingin bareng-bareng lagi. Apalagi poto-poto bareng and narsis bareng. Hehehh.. mulai kerasa jarang ya ternyata..

Ada pertanyaan titipan dari kakak angkatan tua, mana kebersamaan itu?
Lalu apa yang terlintas di kepalaku adalah... saat kita semester 5 dan 6 itu, kebersamaan itu terasa sekali, tapi sekarang kenapa memudar? Ya, pengaruh jadwal kuliah yang sama sekali mulai berpencar-pencar, pengaruh kesibukan ngurus Laporan Magang dan janjian ketemu dosen yang ga bareng2 lagi. Pengaruh ini itu dan anu..

Ya, begitulah..kadang-kadang saya rindu kebersamaan itu...
Tapi Buki tau, kita slalu bersama, setidaknya di dalam hatinya Buki..^^”


-Solo-
Buki yang kangen poto-poto bareng
Maap ya kalo Buki punya salah ato nyakitin kalian..
I lop you all..

Minggu, 10 Mei 2009

Aku, kamu

Menurutmu, bagaimana rasanya mencintai seseorang tapi tidak bias memilikinya. Bukan belum bisa, tapi tak pernah bisa memiliinya. Tentu itu adalah hal yang tak mudah, karena ketika kamu mencintai seseorang, maka tak jarang bayangannya mengganggu hari-harimu, atau rasa ingin mendengar suaranya atau melihat dirinya sama seperti kebutuhanmu untuk menghirup udara bebas. Jika tak terpenuhi, maka rasa sesak akan memenuhi seluruh aliran darahmu.


Lalu ketika kita tak bisa memilikinya, itu adalah hal yang mungkin akan terasa sangat menyakitkan. Karena tiap malam kamu memimpikannya, tapi kemudian ketika terbangun di pagi hari, kamu sadar, bukan dia yang ada di sisimu. Atau ketika kamu merasa kesepian, dan ternyata tak ada yang benar-benar bisa membuat hatimu bahagia selain bersama dirinya, walau itu mustahil untuk terjadi.


Terkadang banyak pujangga yang berkata bahwa mereka rela mencintai tanpa bisa memiliki pujaan hatinya. Entahlah, aku tak tahu darimana mereka punya kekuatan seperti itu, keikhlasan sedemikian besarnya. Karena bagiku, jika kita mencintai seseorang, maka tentu saja rasa ingin untuk memilikinya akan terasa amat besar memenuhi rongga hatiku. Maka ketika ada orang yang sanggup bahagia ketika ia melihat orang yang dicintainya bahagia, tak peduli seberapa terluka perasaannya, itu adalah sebuah rasa cinta yang mungkin memang tulus dari dalam hatinya. Ketika ia mencintai seseorang, tapi tak akan pernah bisa memilikinya, dan ia ikhlas menerimanya, bagiku itu adalah sebuah bentuk rasa cinta yang benar-benar tak dapat dimengerti.


Yaa..selama kita masih bisa bermimpi, selama kita masih bisa mengharapkannya, meminta pada Tuhan Yang Maha Menguasai segalanya, masih ada secercah harapan untuk memilikinya. Semustahil apapun itu, aku percaya, selama kita masih meminta pada-Nya, Ia akan mengabulkan-Nya..Nanti..suatu saat nanti, kita akan dapat saling memiliki lagi..hanya itu kepercayaan yang bisa aku punya

Sabtu, 09 Mei 2009

Aku, masih..mencintaimu

Hufh..sulit untuk mengatakannya, cinta
Karena aku tak tahu harus memulainya dari mana
Karena aku tak tahu harus mengawalinya dengan kalimat apa

Jika resah saja tak cukup untuk mewakili perasaanku
dan Gelisah juga tak hanya sekedar singgah di dalam benakku

Aku masih ingin menghabiskan hari bersamamu
Masih ingin bersandar sejenak dibahumu
Merasakan belai lembut tanganmu
dan pelukan hangatmu saat dingin menerjangku

Sesalnya kini baru kusadari
Betapa aku sangat mencintaimu
Betapa sangat aku merindukanmu
Betapa ingin aku memilikimu

Dan jika bersama kita mengenang masa lalu itu
Yang terasa selain bahagia adalah rasa perihku
Rasa lukaku karena mengetahui
Sedemikian sayangnya dirimu padaku

Aku masih mencintaimu
Masih menyayangimu
Karena tempatmu dihatiku
Tak pernah bisa tergantikan siapapun dalam hidupku

Hanya itu yang perlu kau tahu..