Selasa, 29 September 2009

-selfish4-

Angin..
Aku hanya ingin bercerita
Tentang dia, yang tak kan pernah bisa kumiliki
Tentang dia, yang bayangnya seLaLu menemani hari
Tentang dia, yang hadir di setiap mimpi


Angin..
Aku hanya ingin bercerita
Tentang dia yang tak bisa pergi
Dari sudut terdalam hati
Tentang dia, yang harusnya kurelakan kini
Karena dia telah memilih lain mimpi


Angin..
Aku ingin menangis
Aku ingin berteriak
Marah, kecewa, aku terluka
Tapi aku tak mampu berkata
Karena dia dan mimpi barunya adalah
Mereka yang sama-sama kucinta
Maka mana mungkin aku melukainya?


Angin..
Dengarkan keluh kesahku
Karena kini kau tak mungkin lagi menyampaikan rinduku
Lewat semilir angin yang menyapu keningnya
Lewat badai kecil yang singgah di kotanya
Lewat udara yang ia masukkan ke rongga dadanya

Angin..
Aku tak tahu apa lagi kini
Yang harus kukatakan..
Yang harus kulakukan..
Yang harus kuimpikan..
Yang harus kusenandungkan..
Yang harus kubayangkan..
Yang harus menerima kenyataan..

Aku tak pernah bisa membiarkannya pergi
Aku tak mau mengijinkannya pergi
Aku ingin ia tetap disini
Di sudut ruang hati ini
karena aku telah mencintainya sepenuh hati
dan ia membawa separuh jiwaku pergi



-Solo-
Dalam keremanganku, sendiri

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar