Sabtu, 26 September 2009

-dunia baru-

Aku memiliki dua dunia dalam hari-hariku.

Sebuah dunia besar lengkap dengan pernak-pernik kecil dan kerumitan kehidupannya, dan satu lagi sebuah dunia mungil tempat aku menghadirkan berjuta perca kenangan dalam kehidupanku.

Aku memiliki dua dunia dalam kehidupanku, yang satu adalah dunia dimana peredaran siang dan malam, terang dan gelap telah teratur dalam pembagian waktunya, sedangkan dunia yang lainnya kegelapan dan cahaya tak pernah hadir teratur sebagaimana seharusnya.

Aku memiliki dua dunia, dimana dunia yang satu megah dengan fatamorgananya dan dunia yang lainnya adalah dunia polos sebagaimana mestinya.

Aku memiliki dua dunia, dimana dunia yang satu penuh dengan berbagai rasa yang menyelimutinya, dan dunia yang lainnya seringkali terasa hampa.

Aku memiliki dua dunia, dimana dunia yang satu penuh dengan cinta, bahagia dan rasa suka, dan dunia yang lainnya terpuruk terbenam dalam samudera air mata.

Aku memiliki dua dunia, dimana keduanya sama-sama mengisi keseharian dalam hidupku, dan keduanya adalah bagian dari rutinitas kegiatanku. Dua dunia yang seringkali berbeda, namun pada dasarnya adalah satu, sama-sama berada dalam dunia nyataku.

-Solo-
Saat aku berjalan di batas dua dunia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar