Minggu, 14 Juni 2009

air mata

Sinar mentari perlahan menembus tirai hatiku
Semakin lama semakin panas
Menguapkan kisah kita dulu
Dan datangnya membawa
Hembusan angin
Yang mengiringi kepergianku
Merentas mimpi melewati Sang waktu
Membawa terbang seluruh jiwaku

Perlahan kuobati luka hati itu
Masih terasa perih
Namun tak seperti dulu

Ketika masih aku merindukanmu
Tapi tak bisa memilikimu
Ketika melihat senyumanmu
Tapi itu bukan untukku

Biarkan kucemburui bayanganmu
Biarkan kumiliki mimpi tentangmu
Karena hanya itu
Yang mampu menghapus airmataku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar