Minggu, 17 Mei 2009

Sekali kamu mencintai seseorang, ia akan tinggal di hatimu selamanya

Terkadang, aku hanya ingin berbalik arah
dalam melangkah atau hanya duduk terdiam
pasrah. Karena tak ada lagi yang bisa kulakukan
untuk merubah jalan kehidupan.
Tak ada lagi kemungkinan yang bisa kupikirkan
untuk memperbaiki semua perasaan.
Sakit, menyakiti, tersakiti semuanya
berulang-ulang terjadi seperti sebuah
rutinitas hidupku sehari-hari. Terkadang ada
secercah sinar bahagia. Tapi itu pun tak
pernah lama,karena ketika kusadari semua,
sinar itu lenyap berubah menjadi hampa.

Pun terkadang, aku menyalahkan diriku sendiri
atau jalan kehidupan atau waktu yang telah berlalu.
Tapi ternyata itu percuma karena hanya menambah
sederet luka di jiwa yang tak pernah sirna
begitu saja. Atau terkadang aku masih
berharap adanya suatu keajaiban yang mampu
mengubah semua keadaan yang telah berjalan.
Hanya sebuah keajaiban saja yang bisa
membuat hidupku jauh lebih bermakna
yang bisa membuatku jauh lebih bahagia
yang dapat mewarnai jalan cinta dan duka
bersama. Tetapi harapan tinggallah harapan,
demikian pula dengan kenangan, yang hanya
tinggal kenangan. Dan yang dapat kulakukan
sekarang hanya mencoba setegar karang di lautan,
yang mungkin kulakukan sekarang hanya
berdoa pada Tuhan agar diberikan semua kemudahan
semua kekuatan. Karena aku hanyalah wanita lemah
yang suatu hari nanti hanya dapat menyerah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar