Rabu, 10 Februari 2016

Liburan ke Pantai Indriyanti



Long weekend! Saatnya liburan mumpung ada waktu, nih. Tentu saja karena saya tinggal di dekat gunung, maka pantai adalah tujuan utama, refreshing sekalian cuci mata. Sekali kali melek mata lihatnya yang biru biru donk yaa, ngga ijo mulu. XD

Liburan kali ini ada saya dan keluarga besar, alias bersama 3 keluarga ipar. Rencananya sih berangkat abis dzuhur, biat bisa nangkap sunset, gitu deh. Eh dimundurin jadi jam dua, eh lha kok ternyata mereka datengnya jam 3 sore. Dasar ya Jam karet...

Kita memilih lewat jalur solo-sukoharjo-gunung kidul. Masalahnya, saat itu hujan deras, dan kami cuma bermodal GPS, soalnya dulu waktu ke GK, lewatnya arah Prambanan. Perjalanannya sih macet boo, terutama di seputaran Pasar gede Solo sampai RSI Kustati. Yah, namanya juga long weekend. Jam 4 kita berhenti dulu di pom bensin buat sholat ashar, lalu melanjutkan perjalanan. Sempat lewat jalan yang "ngga jelas" juga loh, niatnya sih ngikutin bis kecil, plus GPS, eh lha kok keluar masuk hutan, bukan jalan aspal pula. Ternyata itu jalan pintas, beuh! Begitu tembus jalan raya yang besar, leganya bukan main.

Nah menjelang magrib, GPS mulai lenyap, sinyal kacrut, batre sekarat pula. Sampai tersesat di pemukiman penduduk. Mau nanya juga udah sepi, beruntung ada masjid, mampir sholat magrib lalu nanya arah ke orang yang tinggal di sebelah masjid.

Jalurnya benar benar jalan kampung, kanan kiri hutan, gelap gulita. Tapi alhamdulillah tembus lagi ke jalan raya! Yeay!

Tujuan pertama kami ke Indrayanti, nyari penginapan sekalian makan malam di sana. Sialnya lagi, sepanjang jalan masuk ke Indrayanti, penginapannya sudah penuh. Tapi ada joki yang nawarin, ya udah deh, udah capek ngantuk dan lapar. Gerimis juga maish turun, segala tawaran yang ada ya diterima aja lah ya. Cocok ya ambil, nggak ya cari yang lain.

Tempat yang ditawarkan namanya Wisma Sarwo Eco, ada rumah makannya juga, kamarnya bersih, baru dan yang lebih penting adalah ada AC nya! Huwahahah. Ada dua bed besar di tiap kamar, puas deh si kakak sama adek guling guling sambil nonton tivi. Kamar mandinya cerah, kloset duduk, shower dan ada air hangat! Jarang jarang loh ada wisma yang lengkap kayak gini di kawasan terpencil.

Setelah bebersih, kami turun ke rumah makannya buat makan malam. Masakannya lezat, setelah kenyang terus kita balik ke kamar. Tidur!



Pagi pagi gerimis masih turun. Awet banget lah ini hujan. Para pasukan sudah stand by siap ke pantai, saya sama si adek di kamar, bergelung, tidur. Ngoahahahaa. Setelah dia bangun, baru saya ajak ke pantai buat nyusul kakaknya dan para pasukan. Dari penginapan ke pantai sekitar 300m lah jalan kakinya, lumayan deket sih menurutku. Tapi ternyat jam 6 pagi arah ke pantai pun udh rame banget, astagaah. Udah kayak parang tritis deh, bis bis besar, penjual makanan minuman, baju dan kacamata, berjejer jejer membuka dagangan mereka. Di pantai juga ramenya bukan main, udah banyak payung berdiri, orang orang poto, main air, halah ga ada sepi sepinya blas. Padahal baru jam 6.30 pagi dan cuacanya baru selesai gerimis!


Begitu pantai makin ramai, kami beranjak pindah pantai. Tentunya kembali ke penginapan dulu donk ya, bebersih, sarapan, beberes, lalu berangkat ke Pantai Pok Tunggal. Rencana tinggalah rencana, karena musim liburan dan banyak bus wisata, eh ada salah satu bus yang nggak kuat naik di tanjakan arah menuju Pok Tunggal. Alhasil jalanan muacet, ya daripada garing di jalan, mending mutar balik donk ya, lalu meluncurlah kami ke Sundak.

Perjalanan berikutnya? Akan saya ceritakan lagi di post berikutnya ya :D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar