Senin, 08 Maret 2010

Jonathan strange dan Mr. Norrell

Jonathan Strange dan Mr. Norell, Novel yang terdiri dari 3 buku ini sebenarnya cukup terlihat apik dan menarik tapi hanya pada akhir akhir buku ke 2 dan buku ke-3 nya. Waktu pertama di buku ke-1, ada banyak bahasa dan sejarah dan catatan kaki yang panjangnya amit-amit dengan bahasa formal yang benar-benar harus punya imajinasi tinggi kalau mau memahaminya.

Novel ini tentang sihir, tapi tidak seperti Harry Potter yang penuh dengan kata kata mantra, Novel ini lebih mirip dengan Trilogy Bartimaeus, dengan sejarah sihir Inggris di tahun 1800-an. Sungguh, saya sendiri perlu hampir 4 bulan atau bahkan hampir 6 bulan untuk menamatkan ketiga serinya yang saya pikir agak membosankan pada awalnya.

Isinya tentang kisah Norell dan Strange, penyihir praktis yang tersisa di Inggris waktu itu dan tentu saja dunia Peri. Bukan sekedar peri seperti Tinker Bell, karena Peri di sini lebih mirip digambarkan seperti sosok manusia unik. Seperti Jin kalau di cerita Bartimaeus, yang biasanya dipanggil untuk mematuhi perintah penyihir yang memanggilnya. Yaaa, kalau pada awalnya agak bosan dengan kisahnya yang agak datar.. Tidak terlalu banyak intrik dan klimaksnya juga ga jelas dimana. Tapi di buku ketiga, cukup membuat saya penasaran, jadi ya.. 3 hari sudah saya khatamkan. (Buku pertama dan keduanya butuh hampir 4-5 bulan).


Sekarang, lagi baca buku penyihir lagi.. Septimus Heap –Magyk- Buku pertama, dan ada dua lagi menunggu untuk di baca. Tapi.. kayaknya yang ini bagus, penggambaran dan imajinasinya masih terbebaskan karena ia tidak mematok suatu negara sebagai latar belakangnya.


-Solo-
:: baru nyampe halaman 146 ::

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar