Rabu, 11 November 2015

Ketika harus melakukan perawatan akar gigi (2)



Hari ini saya akan berbagi pengalaman sedikit tentang mengurus surat rujuk menggunakan bpjs. Jumat Pagi jam 7.30 saya mengambil antrian di puskesmas setabelan, sesuai dengan faskes yang tertera di kartu bpjs saya. Lalu antri menunggu dokter giginya datang. Jam 9, barulah dokternya tiba dan setelah diperiksa sebentar, saya langsung dibuatkan surat rujuk. Eh ternyata, surat rujuk itu harus dibawa ke rumah sakit daerah dulu, baru minta rujukan lagi ke rumah sakit pusat dokter moewardi.
Hari sabtu saya coba menelepon pihak rumah sakit, menanyakan jam buka pendaftaran dan jadwal praktek dokter gigi. Beliau bilang, jam buka 07.00 sampai 11.30. Baiklah, lalu saya bertekad hari selasa saya akan melanjutkan pengurusan berkas bpjs ini.

Selasa pagi, setelah mengantarkan kakak sekolah jam 06.35, saya langsung menuju rumah sakit daerah solo. Letaknya gampang dicari, untung ada petunjuk jalannya. Sampai di lokasi jalm 06.45, antrian sudah mengular ke pintu keluar. Wow. Pikir saya. Beginilah perjuangan mereka yang mencari kesejahteraan lewat birokrasi. Saya ikut mengantri, dan mendapatkan nomor antrian 80. Padahal jam baru menunjukkan 07.15, dan antrian masih luar biasa mengular di belakang. Loket pendaftaran juga belum dibuka, para petugas rumah sakit malah baru apel pagi di halaman depan. Sekitar jam setengah sembilan, nomor saya dipanggil. Lalu maju ke pendaftaran dan berlalu ke poli gigi. Di poli gigi pun masih menunggu para dokter yang keluar masuk. Mungkin sedang mencari sarapan. Jam setengah sepuluh selesai diperiksa. Lalu diberi rujukan untuk dibawa ke bagian pendaftaran di depan. Setelah surat pengantar tersebut dicap, saya pun segera pulang.

Perjalanan masih belum usai, saya masih harus ambil ronsen panoramik di moewardi lalu mendaftar untuk perawatan di rumah sakit pku. Tapi itu besok besok saja saya ceritakan yaak. Sementara sampai sini duluu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar